Sains dan Teknologi

Reef Check mendukung dan berperan aktif dalam penyediaan data-data, informasi dan teknologi yang berlandaskan sains untuk pengelolaan pesisir dan laut yang terpadu.

Pendataan Rantai Penangkapan dan Pemasaran Ikan Karang Hidup Konsumsi

Didukung oleh WWF, yayasan dan Jaringan Kerja Reef Check Indonesia (JKRI) membangun inisiasi pendataan rantai penangkapan dan pemasaran live reef fish food (LRFF) di Indonesia. Hasil penelitian ini akan digunakan untuk membantu pengelolaan ikan karang secara tepat guna.

Pemantauan Terumbu Karang dan MegaFauna
Menindaklanjuti komitymen yayasan untuk mendukung JKRI dalam melakukan survei Reef Check (RC), yayasan  mengkoordinir  dan mendinamisasi aktifitas pemantauan terumbu karang dengan metoda Reef Check diseluruh wilayah terumbu karang Indonesia. Mulai tahun 2009, ditetapkan pula bahwa tanggal 22 Oktober sebagai hari Reef Check (Reef Check Day) di Indonesia, hari survei RC di seluruh Indonesia secara serentak.

Mulai 2008, bekerjasama dengan WCS, yayasan mengembangkan tool pemantauan megafauna  laut (Paus, luma-lumba, penyu, Hiu, dll) di Aceh dan Bali melalui pelibatan aktif pelaku bisnis wisata bahari. Tahun 2009 ini ujicoba sudah berlangsung dan 2010 akan diproduksi secara resmi.

Rehabilitasi Juvenil Ikan Karang
Merupakan “pilot project” Reef Check yang dimulai sejak tahun 2007 dan didanai oleh Coremap II. Bertujuan untuk mencari dan mengujicoba teknologi penangkapan post-larva ikan dengan cara sederhana, ramah lingkungan dan aplikatif untuk rehabilitasi stok sumberdaya perikanan di kawasan perlindungan laut. Post-larva ikan yang ditangkap dibesarkan dan dipelihara secara alami sampai waktunya siap untuk dilepaskan kembali (restocking) di daerah perlindungan laut. Dalam jangka panjang, dapat diterapkan sebagai salah satu sumber mata pencaharian bagi masyarakat nelayan.

Coral Reef Rehabilitation
Bekerjasama dengan berbagai pihak yang membutuhkan konsultasi dan fasilitasi dalam hal rehabilitasi terumbu karang di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. Untuk mendukung dalam pengembangan penelitian dan teknik rehabilitasi ekosistem pesisir, Reef Check Indonesia pada tahun 2008 ini sedang mengembangkan sebuah pusat riset dan informasi yang terletak di Bali Utara.

Pengembangan Tool Resilience Terumbu Karang

Reef Check Indonesia menjadi bagian dari kelompok kerja yang menyusun tool guna membangun metodologi penyusunan database dan analisa reef resilience/ daya pulih terumbu. Penelitian ini terkait semakin meningkatnya ancaman dari perubahan iklim terhadap terumbu karang di seluruh belahan dunia.