Pengelolaan Kolaboratif

Yayasan Reef Check Indonesia turut berperan dalam meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pelestarian ekosistem pesisir dan laut Indonesia serta menginisiasi dan memfasilitasi para pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengelola ekosistem pesisir dan laut secara terpadu.

Pendampingan Masyarakat Dalam Pengelolaan Pesisir

Reef Check bekerja sama dengan masyarakat lokal membangun praktek perikanan yang berkelanjutan, dan membantu membentuk Daerah Perlindungan Laut (DPL) serta sistem pemantauannya.Di Bali Utara tepatnya di Kecamatan Tejakula, salah satu daerah yang di masa lampau terkenal dengan praktek destructive fishing, telah terbentuk DPL. 22 April 2008, bertepatan dengan hari bumi, DPL  Desa Bondalem diresmikan Bupati Buleleng dan dinas terkait.  DPL ini juga merupakan kerjasama dengan yayasan LINI dan merupakan tindak lanjut dari program MAMTI. Kemudian menyusul setahun kemudian pada Agustus 2009, kembali diresmikan DPL Desa Tejakula oleh Wakil Bupati Buleleng.

Kerja keras terus dilakukan untuk membuat DPL ini berkelanjutan dalam pengelolaannya. Terutama untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia lokal. Beberapa kegiatan yang sudah dilakukan antara lain pelatihan selam serta pelatihan pemantauan terumbu karang bagi nelayan pengelola.

Kerja yang baik ini pun telah mendapat apresiasi dari wilayah sekitar, dengan munculnya inisiasi dari masyarakat wilayah lain untuk memulai usaha konservasi di wilayah mereka. Inisiasi ini menjadi semakin kuat dengan adanya dukungan yang optimal dari beberapa pelaku bisnis yang ada di sekitar wilayah.

Pembentukan Coral Reef Sustainable Destination (CRSD)

CORAL bekerjasama dengan Reef Check Indonesia membentuk CRSD di Indonesia melalui penunjukan RC sebagai CORAL Representative di Indonesia.

CRSD adalah suatu kegiatan membangun tujuan wisata yang ramah lingkungan, berkelanjutan dan memberikan sumbangsih nyata terhadap konservasi dan masyarakat lokal. CRSD ini telah sukses diimplementasikan di Fiji. Di Indonesia, program ini mulai dibangun di Misool, Raja Ampat dan Lovina-Tejakula, Bali.