Reef Check EcoMonitoring

Reef Check (RC) EcoMonitoring merupakan bagian dari program Reef Check EcoAction.  Melalui program ini, Reef Check dan kalangan bisnis wisata bahari bekerja bersama dengan erat untuk menjembatani peran timbal balik antara dunia usaha/bisnis, dengan wisata selam berkelanjutan dan konservasi.

Metode Reef Check yang sudah diterapkan di dunia semenjak tahun 1996 dan masuk ke Indonesia tahun 1997, merupakan salah satu metode pemantauan terumbu karang yang distandarisasi secara internasional. Selain fungsinya sebagai alat pantau kondisi terumbu karang dan lingkungannya, Reef Check telah diterima dengan baik oleh banyak pihak, termasuk komunitas sains dan pengambil keputusan di Indonesia, sebagai alat kampanye untuk meningkatkan kesadartahuan mengenai ekosistem terumbu karang, sumber data, masukan untuk pengelolaan, dan mendukung pariwisata berkelanjutan.

Hal ini karena, berbeda dengan metode pemantauan ilmiah lainnya, metoda Reef Check sangat sederhana untuk dipahami dan dilakukan oleh banyak pihak, termasuk masyarakat umum dan turis mancanegara. Dengan metode Reef Check, masyarakat umum dapat terlibat secara aktif dalam memantau terumbu karang dan lingkungannya di daerah masing-masing. Dengan demikian kesadartahuan mengenai terumbu karang dan lingkungannya (pentingnya fungsi, kondisi, dan upaya konservasi berdasarkan fungsi dan kondisinya) akan tumbuh dengan lebih kuat di lapisan yang paling dekat dengan sumber daya itu sendiri.

Metode Reef Check yang sederhana ini, dikemas dalam satu paket wisata selam bernuansa pendidikan lingkungan, yaitu Reef Check EcoMonitoring,yang diluncurkan September 2005 lalu. Dengan program ini, wisatawan pun dapat melakukan survei Reef Check yang memberikan pengalaman unik dan memberikan data berkualitas tinggi, yang sangat berarti bagi konservasi terumbu karang.

Untuk memperkuat gaung dan kampanye kegiatan ini, mulai 2009, setiap tanggal 22 OKTOBER setiap tahunnya, ditetapkan sebagai Hari Reef Check ( REEF CHECK DAY ) di Indonesia. Semua sukarelawan Reef Check dan masyarakat umum yang ingin terlibat dan berbuat sesuatu yang positif untuk lingkungan pesisir dan laut, utamanya terumbu karang, secara serentak melakukan survei Reef Check di masing-masing lokasi terumbu karang favorit atau yang telah di”adopsi” untuk dipantau secara rutin. Setiap sukarelawan boleh membentuk tim (minimal 4 atau 6 orang per tim) dan mengoranisir pemantauan di lokasi yang sudah di pilih. Data yang masuk akan dikompilasi di tingkat nasional dan internasional sebagai rekomendasi ilmiah yang sangat membantu bagi pihak pengelola.

Click here, for explanation in english version.

Jadi, tunggu apa lagi. Berbuatlah sesuatu untuk terumbu karang, untuk masa depan yang lebih baik.



Testimonies:

Fauna & Flora International (FFI) is proud to have been involved with Reef Check Foundation Indonesia since 2010. We are developing a programme of mutual capacity building as well as supporting Reef Check’s work with local communities in Bali to conserve coral reefs. The Reef Check Foundation Indonesia team are incredibly passionate and knowledgeable about what they do and have an impact way beyond their size. We were delighted to have Jensi Sartin train our staff in Reef Check Methodology recently as well as present to our team on Reef Check’s coral reef resilience work. Keep up the good work!

Fauna & Flora International (FFI)