Konservasi
RC dan DPL Tejakula Kembangkan Program REEFine Untuk Terumbu Karang yang “terpinggirkan”
Senin, Nopember 29th, 2010 | Berita 2010 | Tidak ada Komentar
REEFine dikembangkan untuk menyelamatkan terumbu karang-terumbu karang yang terpinggirkan dan dipandang sebelah mata (umumnya memiliki kondisi rata-rata serta tidak memiliki spesies kharismatik). Program ini berfokus pada pengembangan konsep baru wisata yaituy dengann mengemas ulang aktifitas konservasi menjadi sebuah aktifitas wisata yang unik, menarik dan mendidik.
Ada banyak lokasi terumbu karang di berbagai tempat yang kondisinya sangat rata-rata. Selain kondisinya rata-rata, umumnya lokasi-lokasi ini belum memiliki suatu jenis ikan/karang/biota laut lainnya yang unik/karismatik (seperti mola-mola, pari manta, wobegong, dll). Akibatnya terumbu-terumbu ini umumnya terlupakan bahkan terpinggirkan baik dari perhatian masyarakat bahkan terkadang oleh program pemerintah. Program REEFine dikreasi untuk menyelamatkan terumbu-terumbu ini. Konsepnya sederhana, menggunakan pendekatan holistik, dengan melihat terumbu sebagai sebuah hubungan antara berbagai jenis biota dan hubungannya dengan lingkungannya, yang berjalan dalam sebuah proses waktu dan ruang. Bukan pendekatan spesies (karang saja atau ikan unik tertentu) dan bukan hanya sebagai sebuah kejadian tunggal . Program ini dibawa melalui jalur pariwisata. Masyarakat diajak untuk mengenal dan terlibat dalam mengelola terumbu.
Untuk tahap awal ini, Reef Check bersama sama pengelola DPL Desa Tejakula akan menguji cobakan program ini di kawasan pengelolaan laut di Bali utara ini.
Untuk lebih lanjut dan bagaimana terlibat dalam program ini, hubungi Reef Check Indonesia atau mengunjungi pengembangan program ini di http://www.changemakers.com/



